Jumat, 23 Agustus 2013
Jika saja ini benar, maka tak perlu ada yang terluka :')
Bertahan pada sesuatu yang hampa
Menikam dirimu sendiri dengan khayalan-khayalan yang tak berujung
Sayang, kasihanilah dirimu, terus menyakiti hati
Sayang, yakinlah pada dirimu, engkau akana mendapatkan sesuai dengan amalanmu
Jangan kau terlalu menunjukkannya, tak terfikirkah olehmu, akan ada yang terluka
Berharap pada kepastian yang tak ditentukan
Sayang, istiqomahlah pada Allah, Dia lebih tahu daripadamu :)
*teruntuk diriku
Minggu, 12 Mei 2013
Seuntai kata, untukmu ibu :)
Terima kasih atas setiap doronganmu, terima kasih untuk setiap senyuman yang kau beri dikala aku sedih, ibu
terima kasih atas setiap air mata di setiap malam untuk anak sulungmu, terima kasih atas doa ketika pagi aku berangkat kuliah dan setiap petuah-petuah bijak bermanfaat yang kadang aku hiraukan.
terima kasih untuk peluh keringatmu, kesabaranmu mengajariku, ibu, izinkan aku membahagiakanmu di akhir usiamu, perkenankan aku membalas cinta yang selalu kau beri selama aku hidup
ijinkan aku menyembuhkan setiap penyakitmu walaupun itu melalui tangan dokter ataupun tabib yang telah berulang kali kau lakukan sejak 12 tahun lalu, terima kasih atas keputusanmu 14 tahun lalu aku tak tahu lagi bagaimana harus berterima kasih kepadamu
Ibu, doakan aku untuk berjuang dalam jalanNYA, izinkanku mengantar ayah dan ibu ke surga
marilah ibu belajar membaca ayat-ayat dari Allah yang indah ini, walaupun aku tau itu sulit bagimu tapi percayalah pertolongan Allah itu amatlah dekat
Ibu berkata bantu aku anakku, ajari aku membaca ayat indah ini, agar kita bisa segera membacanya bersama di 1/3 malam :')
Malam ini rehatlah, sungguh setiap desahan nafasmu sebait doa akan kau sematkan untuk kami anak2mu
Temani ibu nak, jangan tinggalkan ibu sampai ibu terlelap. Ibu sudah lama tidak mendengar ceritamu, merasakan pijitanmu. Tak usah kau hiraukan dulu tugas-tugasmu itu. Perhatikan ibu nak.
by Abdi Qolashoh :)
Jumat, 30 Maret 2012
H-17 xD
Casept (Cah Sepuluh Papat)
Adhi Wahyu Setyo Nugroho
Agustina Anggraeni
Alfu Ni'matul Husna
Andi Eko Saputro
Arofia Bella Laksmana
Auliya Azizatul Mardliyah
Devi Wahyuning Muslimah
Dian Ayu Puspitasari
Diaz Wahyu Anggita
Dwis Irma Wijayati
Edwin Dirgantara
Eka Kurnia Sejati
Evana Andriani
Faizal Fahrudin Alim
Falah Ibrahim Yazidulhaq
Faradila Andriani
Heru Widi Nugraha
Hikmah Samputri
Kalista Adi Darmawan
Lenny Widyawati
Lia Devi Vitri Andani
Maulidina Fatharani
Muhammad Krisna Aji
Muhammad Romli Yahya
Naima Untsa
Putra Arif Wardhana
Rahmawati
Ratih Dewi Dewantari
Risna Annisa Mardiyati
Risky Woro Styaningrum
Singgih Nugroho
Trysillia Ida Pramesti
Yuliana Fajrin
Alcohol (Alliance of Corner Human Leader)
Adinda Sukmarani Putri
Agustina Anggraeni
Arif Luqman Hakim
Bagus Eka Riyadi
Besta Desmara
Bima Surya Sofhananda
Cynthia Eifel Alfarezita
Danik Eka Aris Setiawan
Dinar Aji Pinunjul
Eka Kurnia Sejati
Erika Rahmawati
Fitria Putri Cahyati
Gde Wijaya Kusuma
Glory Gustiara Firdaus
Januarta Dwi Kusmayanti
Kirana Mutiara Putri
Kukoh Indra Kartika Adi
Maharani Pangastuti
Martina
Meliani Mukti
Muhammad Wahyudhi Putra
Novia Dewi Karisyawati
Nurul Farida Efriani
Putra Arif Wardana
Rizky Woro Styaningrum
Sisia Dika Ariyanto
Siti Rofi'ah
Susanti Mareta Anggraeni
Tan, Nicko Octora
Yuli Shollikhatin
Doubel ATP (Dua Belas IPA 4)
Abdul Hamid
Agustina Anggraeni
Andi Eko Saputro
Arild Adiyatma Simanjuntak
Candra Tri Widodo
Dara Sari Arini
Defi Ulli Retnowati
Denis Hidayatullah
Dennasari Yanuar Cahya
Dimas Oktavian Purba
Farina Dwipa Assanthi
Giska Ova Gradistya
Hanif Khoirul Latif
Ivani Ayu Mahardhika
Joli Dwi Ananda
Lia Devi Vitri Andani
Mufti Adi Prakoso
Nilla Ardya Prihartanti
Noviani Ima Wanto Putri
Putra Ipha Ramadhan
Raden Roro Santi Permata Sari
Rosanita
Satrio Aji Nugroho
Tuwuh Ranu Pambudi
Wahid Imam Darmawan
Yuanita Dwi Purtini
Yuli Sholikhatin
Yunia Rahmawati
Yunita Dwi Setyawati
Yustina Wahyuningtyas
dan yang terakhir adalah daftar orang terdekatku :)
Agus Wikamto :)
Ahmad Nur Azis
Angela Sarasati
Avitya Zulfa Saktitantia
Aya Kusuma Dewi
Bryan Yudhistira Bayu Adi
Darmawan Agus Arifianto
Dessy Tris Srianti
Endah Purwa Ari Puspitaningrum
Faradila Andriani
Fauziya Dzakirani
Handri Mei Langga
Inesya Febrianing
Kiki Yunita Sari
Martinus Rudy Chandra
Muhammad Yusuf
Putri Lintang Novem
Rian Mantasa Salve Prastica
Riyan Angga Putra
Sabrina Rakhasiwi
Sarra Marcheilla Bima Putri
Satria Herlambang Bima Putra
Sinatrya Tyas Puspita
Sonny Noer Arywianto
Wara Itsna Nur Maulana
Wiguna Mulia Palupi
Yostia Muhaimi
Selasa, 13 Desember 2011
dear diriku yang kejam :')
ada apa?
ada orang yang kamu sia-siakan :')
tengok ke belakang!
apa lagi?
ada orang yang kamu beri harapan :')
heh, bodoh, tengok ke belakang!!
apa sih?
ada orang yang nunggu dengan kesabaran! :')
dungu! tengok ke belakang!!!
hm?
ada orang yang pernah kamu sakiti! :')
diriku :
iya,
aku bodoh
aku dungu
aku kejam
lantas?
apa aku bisa protes dengan keadaan?
diriku :
aku salah
aku hina
ingin memperbaiki semuatapi,
apa aku bisa?
-Risna Annisa M-
Sabtu, 25 Juni 2011
Duluuuuuuuuu…..
Pukul 22:19:20
Dulu, aku sangat bahagia bisa mengenalmu, bercerita bersamamu melalui pesan singkat, terlebih mendengar suaramu, itu lebih dari cukup untukku, meski nyatanya aku belum pernah melihat parasmu, tak bisa mengetahui kebenaran tentangmu, namamu terutama yang sangat sisah dilacak, terkadang aku tersakiti oleh orang di masa lalumu, tapi semua itu bukan masalah bagiku, semua itu tak kan menyakitiku lagi, karena aku sudah bisa mengerti, mungkin aku terlanjur menyayangimu, bahkan terlalu berharap padamu, dan sekarang aku tahu mungkin aku bukan untukmu, kau bukan untukku, sulit bagiku melupakanmu, tapi ini harus kulakukan, demi bahagiaku juga bahagiamu, jangan pernah berhenti untuk mengajariku hal2 yang belum kutahui, terima kasih atas bingkisanmu, jangan membenciku karena hal ini, teruslah menjadi kakak untukku, meski ku tahu kamu sibuk, tetaplah memberiku kabar atau mengirim pesan meski itu singkat. ))
*menjijikkan sekali,, hiyyaaakkks T.T*
Sabtu, 02 April 2011
I don't know :(
(19 Maret 2011)
Pukul 21.14
Hari ini terasa begitu singkat dan padat. Pagi tadi aku pergi pagi2 untuk membeli amplop baru karena amplop yang ku miliki talinya rusak. Amplop itu aku isi dengan kitab suci Al-Qur’an, tempat kacamata, hape, gantungan hape, pembatas buku, beberapa lembar puisi yang tidak begitu indah untuk matahari. Aku tak tau, kenapa aku begitu saja dengan mudahnya membelikan barang2 bahkan membuatnya sendiri serta mengirimnya untuk dia? Padahal aku tahu, belum tentu dia merasakan apa yang ku rasa. Tapi, aku terlanjur berharap kalau dia memang untukku. Namun, aku sadar diri, aku tak secantik dia.nya, aku tak sepintar dia.nya, aku hanya berusaha menjadi adik yang baik. ^^
Kejadian kedua, aku pergi ke luwes, dengan teman2 baruku yang sangat baik. :D
Dan lagi-lagi aku pergi ke ya ummi Fatimah, jalan2 gak jelas, numpang BAK dan sholat, tanpa sadar aku merindukan masa2 dulu. Bersama teman2 yg sangat2 ramah dan welcome padaku. Memang dulu sempat ada konflik, but aku merasa senang dengan mereka.
Sorenya, karena tidak ada kerjaan aku nonton film Kata Maaf Terakhir, hatiku terenyuh melihatnya, inginku menangis sekencang2nya karena teringat kesalahan2ku, dosa2ku, semua tentangku yang buruk. Juga teringat dengan seseorang yang pernah mengisi hatiku, aku berharap dia baik2 saja. T.T apa kabar kau disana kakak? Sudah sembuhkah penyakitmu? Bisa sembuh? :((
Well
(17 Maret 2011)
Pukul 14.15
Hmmm, aku gak tau apa yg kurasain sekarang ini
Hatiku hambar diterjang begitu banyak berita2 yg tak ingin kudengar
Ya Allah, bantu aku, aku tak ingin jatuh lagi
Aku tak ingin pikiranku dihantui oleh wajahnya
Aku ingin bebas berimajinasi tentang duniaku
Hapuslah dia dari pikiranku
Izinkan aku berjalan tegap lagi
Tanpa harus menunduk dalam2
Karena tak kuasa memandangnya
Selasa, 15 Maret 2011
SUN
Pukul 22.33
Matahari, kemana kau akhir-akhir ini? Kenapa aku lama tak melihatmu di langitku?
Matahari, apa kabar kau di sana? Tahukah kau, di sini aku merindukanmu
Matahari, apa kau baik-baik saja dan sehat? Aku sangat mengkhawatirkanmu
Matahari, kapan kau muncul lagi? Dan menyinari setiap langkahku
Matahari, di mana kau? Aku ingin berbagi keluh kesahku denganmu
Matahari, KEMBALILAH, aku membutuhkanmu, kemarilah matahari
Saat ini aku sedang rapuh dan terpuruk, karena lagi-lagi jatuh ke lubang yang sama
Lubang di mana semua hal membuatku menyesal dan merasakan pedih
Matahari, bantu aku bangkit dengan dorongan-doronganmu
Matahari, bantu aku berdiri dengan topangan-topanganmu
Matahari, bantu aku tersenyum dengan candaan-candaanmu
Matahari, jangan terlalu lama kau menghilang
Aku telah memiliki banyak cerita untuk ku ceritakan padamu
Dari buruk hingga baik, yang membuat tangis dan tawaku
Aku ingin kau segera kembali lagi, seperti dulu
Pertama kali aku mengenalmu, matahari
Aku harap kau segera menyelesaikan urusanmu yang pergi begitu lama
Aku ingin kau sukses dan kembali dengan sinarmu yang hangat
Matahari, maaf jika aku terlalu banyak menuntut, terima kasih untuk selama ini
Matahari, semoga kau selalu dalam lindunganNYA. Amin.
Senin, 10 Januari 2011
Karena, aku sanggup, tanpamu
(09 Januari 2011)
Pulul 23.05
Ku langkahkan kaki secara perlahan dan mantap
Menapaki jejak kisah kita berdua yang dulu ada
Dan hingga kini masih terbekas dalam memoriku
Entah ada atau tidak dalam memorimu
Aku sungguh tak peduli, karena bagiku
Semua itu adalah kisah terindah dalam hidupku
Meski rindu yang kurasa sangat menyakitkan
Aku berusaha bertahan dalam keputusanmu
Yang hanya sepihak atas dirimu dan egomu
Keputusan yang aku tahu sungguh berat
Namun kau lontarkan juga
Tanpa pernah memikirkan bahwa itu
Membuat jurang yang dalam di antara kita
Membuat jalinan terputus di antara kita
Membuat luka dan duka di antara kita
Mungkin kau merasa bangga dan berpikir
Aku tak akan bisa tanpamu, tanpa hadirmu
Memang, kala itu aku terjatuh tepat di depan matamu
Tapi sekarang, aku sudah bangkit dan membalik keadaan
Berani menatapmu yang tak pernah menatapku
Mampu menghargaimu yang tak pernah menghargaiku
Karena aku tahu, aku sanggup tanpamu
Aku akan melupakanmu!!!
(03 Januari 2011)
Pukul 18.51
Sebenarnya, aku tak tahu apa yang terjadi
Mengapa semua terasa menyakitkan?!
Lihatlah akibat perbuatanmu?
Tak kau lihat lubang itu semakin besar dan dalam??
Dapatkah kau mengobatinya? TIDAK!!!
Tak akan pernah tersirat dalam benakmu untuk mengobatinya
Sedikitpun ... Aku tahu itu. . .
Karena dalam benakmu aku hanyalah sampah yang busuk
Aku hanyalah kerikil yang ingin kau tendang
Aku hanyalah debu yang ingin kau hapus dari benakmu
Apa kau tahu?? Kau tak bisa melakukan itu!!!
Lubang yang kau buat semakin lama semakin lebar dan dalam
Perihnya luka itu tak akan pernah bisa terobati
Meski aku berusaha mencari obat penawarnya
Tak akan ada yang mampu menyembuhkannya
Sekarang, aku sedang berusaha keras untuk mengenyahkanmu
Tapi apa? Justru lubang itu semakin dalam dan mengerikan
Padahal, aku sudah berusaha untuk tersenyum dengan penggantimu
Yang ku rasa dikirimkan Allah untukku
Namun, ternyata aku salah, dia tidak sepenuhnya mengobati lukamu
Tapi hanya menutup lubang yang kau torehkan perlahan-lahan
Aku sadar, aku memang membuatmu jengkel dan kesal
Namun, apa kau tahu? Kamu sungguh menyakitkan!!!
Seolah-olah kau tak ingin mendengar namaku disebut
Bahkan kau tak mengakui bahwa aku pernah ada di sisimu
SH*T!!! BR******!!! Kamu memang PENGECUT!!!
Tak mau mengakui apa yang kau lakukan
Tak mau menghargai apa yang ku lakukan :’(
Kamis, 23 Desember 2010
Hanya sebuah kata
(12 Oktober 2010)
Tak usah kau pedulikan aku, karena aku hanya membuatmu bingung dan jengkel
Tak usah kau hibur aku, karena aku sulit tersenyum
Tak usah kau hiraukan aku, karena aku tak berarti
Lupakan aku
-.-
(12 Oktober 2010)
Daun tak pernah tahu ke mana angin membawanya pergi
Namun, ia tak pernah benar-benar membenci angin yang menjatuhkannya
Daun hanya mengalami sedikit perubahan yang berart
Sejujurnya
(17 Oktober 2010)
Sejujurnya aku tak tahu harus bagaimana menghadapi semua ini:
Ketika aku mengatakan sebuah pendapat, kau menyetujuinya, namun kemudian membuatmu menyesal
Ketika aku menyapamu, kau tersenyum, namun kemudian kita berdiam diri
Ketika suatu kali aku mendapat sesuatu yang lebih baik darimu, kau tersenyum pahit, yang kemudian membuat kita saling dengki
Ketika aku ingin berbagi keluh kesah, kau mendengarkan, namun kemudian kau lupa akanku
Ketika aku sangat merindukanmu, kau datang, namun kemudian kau pergi dan hilang
‘Aku sedih, jika keberadaanku di sisimu tak ada arti dan membuatmu kesal. Maaf, kawan jika aku terlalu egois.‘
Anggur Hati
17.37.07
Jingga ungu kelabu
Hadir dalam hidupku, memberi warna
Tiga belas.delapan.angka anggur
Yang kau beri setulus hatimu
Namun, aku menodai anggur itu..
Anggur yang ranum dan segar
Telah terampas oleh kecerobohan
Aku ternoda, kotor, tak pantas untukmu
Sesal...
Hanya sesal...
Anggur hatiku telah hilang, berubah
Menjadi dendam air dan api
Hanya waktu yang mungkin dapat
Mengembalikan anggur hati darimu
SEMOGA...
(19.10.08-30.05.10)
Hari Bersamanya
”Detik yang terlewati untukku menghembuskan nafas bertaut dengan menit yang terpakai untukku mengalirkan darah di denyut nadiku menuju jam yang terbuang untukku menyanyikanmu bergulir hari yang terusang untukku mengenangmu menyatu tahun yang terbengkalai untukku mengharapmu berakhir tahun yang tersesal untukku menginginkanmu di hari bahagiaku..”
hari telah berganti
tak bisa ku hindari
tibalah saat ini
bertemu dengannya
jantungku berdegup cepat
kaki bergetar hebat
akankah aku ulangi
merusak harinya
reff:
mohon tuhan untuk kali ini saja
beri aku kekuatan
tuk menatap matanya
mohon tuhan untuk kali ini saja
lancarkanlah hariku
hariku bersamanya
hariku bersamanya
kau tahu betapa aku
lemah di hadapannya
kau tahu berapa lama
aku mendambanya
Zona Potterku
Inilah ruangan ternyaman untukku
Ruang untukku menangis, tertawa, menulis, melamun, berkhayal, menyimpan barang-barang..
ZONA POTTERku
Kenapa aku pake kata potter?
Karena novel favoritku adalah Harry Potter
Pintu kamar udah penuh dengan stiker-stiker HarPot
Poster udah tertempel di samping tempat tidur
Zonaku, duniaku, milikku
Senin, 20 Desember 2010
Tak Sejalan
Ku berdiri d ujung bimbang
Kau menyudutkanku lagi
Kau meninggalkanku sendiri dan berjalan seiring deburan ombak
Kau memintaku kembali pada masa lalu dan berjalan melawan ombak
Kita memang tak pernah sejalan
Dan kita tak mungkin bersatu
Aku tak kuat lagi melawan ombak
Aku terjatuh dan tak dapat menahan desiran angin
Kau!
Membuatku jatuh dan terasingkan
Mencaciku dengan sayatan bibir
Kau tak punya hati dan akal pikiran!
Dan kita tak mungkin jalan beriringan
Sekeping Sesal Mengenalmu
Bertahun-tahun ku arungi hidup bersamamu
Tak pernah kau tersenyum padaku
Kau menyuruhku bagaikan robot yang tak kenal lelah
Kau memang remot kontrol yang mengatur hidupku
Sesalku mengenalmu
The Rain
Hujan datang lagi
Siang, sore, malam
Menyanyikan lagu sendu
Deras arus bersandar aliran darah
Merasuki sukma jiwa nan rinduku
Hujan mengingatkanku padanya
Dia yang pergi dan hilang
Dia yang menyakiti dan mengkhianati
Dia yang membenci dan membuang
Namun, aku tak dapat menyalahkan hujan
Hujan memang datang dan pergi
Seperti dirinya
Hujan menyejukkanku
Hujan menghiburku
Hujan menenangkan gundahku
Hujan menggantikan tangisku
Kau yang meninggalkanku
Jejakmu tlah terhapus oleh turunnya hujan
Namun tak dapat aku menghapusmu dari memoriku
Yang akan slalu aku ingat saat hujan turun
April :))
(25 April 2010)
tak pernah ku membayangkan hatiku sepedih ini
air mata mengalir deras terjatuh dalam pelupuk rindu
sayatan-sayatan tajam itu telah menggores perihku
tag ada yang dapat mengobatinya
tag kecuali dirimu
perasaan ini sungguh menghancurkan hidupku dan hatiku
namun aku tak dapat mengelaknya
hatiku terlanjur sakit, tubuhku tak dapat menahan perih
hanya penyesalan yang ada
Dia
(28 April 2010)
Dia tak kan pernah merasakan
Apa yang ku rasa
Bagaimana dia hanya bisa mengolok-olokku
Ketika aku telah membantu dengan jerih payah
Bagaimana dia tak peduli
Ketika aku telah meluangkan waktuku untuknya
Hmmmm…
(28 April 2010)
Jangan kau memberikan harapan padaku
Jika kau tak ingin cintaku yang tulus untukmu
Hatiku telah lelah menanti kepastian
Yang tak pernah berujung
Cintaku akan mati
Hatiku akan perih
Tak kuasa menahan sakit itu
Tak kan ada lagi senyum di wajahku
Cinta memang pahit
Hmmm. . . .
Temand, ingatlah semua masalah pasti ada jalan keluarnya meski kita harus ,encari jalan keluar itu sendiri :D
Jika kau sedang bersedih dan ingin menangis, menangislah jangan kau tahan, itu akan membuat hatimu lebih tenang, jika kau sudah siap untuk berbagi kisah, aku akan mendengarkan sepahit apa pun kisah itu.
Puisiku di Maret 2010
(03 Maret 2010)
Biarkan aku pergi darimu
Jika memang kau tak inginku
Biarkan aku sendiri dan sendiri
Jika kau tak mau temani aku lagi
Biarkan aku menghilang darimu
Karena tak kan kau cari diriku
Biarkan aku sakit dan terjatuh
Karena tak ada lagi yang peduli
Ucapanku
(06 Maret 2010)
Maaf
Itu yang ku ucapkan
Ketika ku membuat hatimu terluka
Makasih
Itu yang ku ucapkan
Ketika kau dapat meluangkan waktu untukku
Pergi
Itu yang ku ucapakan
Jika kau tak ingin lagi menemaniku
Cukup
Itu yang ku ucapkan
Ketika kau merasa lelah menghiburku
Biarkan
Itu yang ku ucapkan
Ketika kau tak berada di sampingku
Jangan
Itu yang ku ucapkan
Ketika kau melupakanku
Kenapa?
(06 Maret 2010)
Kenapa harus ada perpisahan jika ada pertemuan?
Kenapa harus ada kebencian jika ada kesenangan?
Kenapa harus ada kesedihan jika ada kebahagiaan?
Kenapa harus ada perpecahan jika ada persatuan?
Kenapa harus ada keegoisan jika ada kepedulian?
Kenapa harus ada keberadaan jika ada kehilangan?
Kenapa? Kenapa?
Akankah ada jawab dari sebuah kebimbangan?
E.N.T.A.H.L.A.H
Makasih
(06 Maret 2010)
Makasih atas semua yang telah kau berikan untukku
Maafkan atas segala kesalahan yang telah ku lakukan sebelumnya
Makasih karena telah menjadi teman yang mau menerimaku dengan semua kekurangan dan kelemahanku.
Tak bisakah
(06 Maret 2010)
Tak bisakah
Sedikit saja aku merasakan kebahagiaan bersama
Tak bisakah
Sesaat saja aku untuk berhenti mengalah
Tak bisakah
Sebentar saja aku mendapat apa yang benar-benar aku butuhkan
Semua itu hanya mimpi dan khayalan bagiku
Aku tak dapat merubah semuanya dan mendapatkan itu
Aku hanyalah S.A.M.P.A.H
>Hancur ik<
(25 Maret 2010)
Malam merasakan kehampaan
Tanpa seberkas cahaya
Hingga timbul kegelapan
Kehidupan telah tercemar
Oleh keegoisan timbul masalah
Udara telah bercampur dengan asap-asap
Timbul polusi
Namun, meski hatiku tercampur berjuta rasa
Kau tetap yang ada dihatiku
Wahai kawand
Hal buruk
(25 April 2010)
Hal yang ku benci adalah
KEEGOISAN
yang tak dapat diubah hingga membuat emosi mluap" seperti magma
TAK PEDULI
yang tag ingin mengerti perasaan orang lain dan memahaminya
PENGKHIANATAN
jika kepercayaan yang telah kita berikan tapi dirobek dengan api yg membara
PENYURUH
yang hanya dapat berkata dan tak dapat membuktikan kata" itu
PEMBUANG
yang membuat kita seakan tak pernah ada
