Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Agustus 2014

Tak ada kata lain, selain terima kasih

Maafkan kami, jika tumbuh besar dengan cepat
Maafkan kami, jika secepat ini kami meninggalkan rumah
Maafkan kami, jika harus merantau di usia ini
Abah, Umi, terima kasih untuk didikan kalian yang luar biasa
Terima kasih untuk kasih sayang yang tak terkira
Terima kasih untuk selalu mengingatkan kami pada Sang Maha Pencipta
Terima kasih untuk perlindungan yang terkadang terlalu berlebihan
Terima kasih telah menjadi orang tua untuk kami
Terima kasih telah menjadi penopang semangat kami
Terima kasih untuk doa yang selalu kalian panjatkan
Alhamdulillah, kami masih bisa bersama selama mengenyam pendidikan
Ini berkat doa kalian, Abah Umi terima kasih untuk semuanya
Kami akan berusaha untuk menjadi anak kebanggaan kalian
Walaupun kami ada di jalan yang berbeda, kami akan tetap bersama
Abah, Umi, kami di sini akan saling menjaga satu sama lain
Abah, Umi, tolong jaga kesehatan, tolong jangan saling bertengkar
Tolong jangan terlalu merindukan kami, doakanlah kami
Abah, Umi, jika kami tidak bisa sering pulang ke rumah
Bukan karena kami tidak ingin pulang, melainkan ada amanah yang harus kami jalankan
Tapi satu amanah yang akan kami bawa sampai mati, dan itu tak akan pernah diganti
Amanah ini adalah berbakti pada kalian, kami akan berusaha semampu kami
Insya Allah, kita dapat bertemu setiap bulan, tahun, dan tentu saja bertemu di surga-Nya, Aamiin
Abah, Umi, terus beri kami nasehat, terus beri kami semangat
Izinkan kami untuk membalasa kalian suatu saat nanti
Abah, Umi, tunggu kami pulang dari perantauan :')

Dari ananda
15.57

Selasa, 27 Mei 2014

Nikmat Allah mana yang kau dustakan? :')

Alhamdulillah, sekali lagi, saya panjatkan syukur pada Allah SWT, atas karunia-NYA yang tak terkiraaa, shalawat serta salam saya haturkan pada Nabi Muhammad SAW :')
Hari ini mungkin hari yang patut untuk saya ingat semasa hiduppp
Pertama kalinya, mendengar ibu, yaa mendengar ibu menangis di telfon :)
Alasan ibu menangis, tak lain dan tak bukan adalah karena adek saya, yang selalu jadi kebanggaan keluarga, masuk di prodi yang diidam-idamkan almarhumah eyang dan ibu, atau bahkan mungkin oleh semua oraang, prodi ini adalah Pendidikan Dokter


Selamat teruntuk adekku yang tersayang, paling pinter daah pokoknyaa ^^
Mungkin hal ini juga bisa jadi pelajaran untukku, bagaimana rasanya diterima di pilihan pertama, ataupun pilihan terkakhir,
perbedaan yang kontras sekali antara saya dan ade
namun di satu sisi, yang paling bisa saya ambil adalah bagaimana membahagiakan ibu tercinta
bagaimana mendengar tangisan ibu yang menderu karena bahagia anak-anaknya bisa diterima di universitas dan melanjutkan kuliah
Hal ini, membuat saya berfikir lagi, tegakah saya untuk bercerita kepada Abah dan Umi saya, bahwasanya saya ingin "rehat" dari perkuliahan ini karena saya merasa tidak nyaman, dan belum menemukan passion sayaa
Pada saat perjalanan pulang ke kos dan ingin membuka pengumuman SNMPTN adek saya, saya kembali berfikir, mungkin jalan inilah yang diridhoi Umi, tanpa merugi atau memaksa
Jalan inilah yang harus saya lalui untuk mendapatkan ridho Illahi :')
Abah, Umi, maafkan Nisa, jika sempat berfikir untuk "rehat" dan melarikan diri dari kenyataan
Mungkin , Nisa hanya harus lebih berusaha dan bertanggung jawab pada diri sendiri
Tentang memotivasi diri untuk terus berprestasi dalam bidang apapun
Seharusnya, saya harus lebih berusaha untuk mengejar ketertinggalan atas prestasi akademik saya
dan melanjutkan hobi non akademik saya di bidang sastra yaitu menulis
Mungkin memang menjadi seorang guru bukanlah apa yang aku ingin, apa yang aku dambakan seumur hidupku, namun jika disini saya dapat belajar berbagai hal tentang ilmu, kesabaran, persahabatan, kekompakan, solidaritas dan semua aspek kehidupan bersama teman dan dosen-dosen hebat, apa salahnya jika saya bertahan? :')

Sabtu, 14 September 2013

Pinta seorang ibu, sederhana :')

Rasanya hampir tidak dapat dipercaya sekarang ibu menulis soal ini kepada dua anak laki laki yang sangat membanggakan hati. Ibu tidak bisa lebih bersyukur atau meminta kepada Tuhan memperoleh putra yang lebih baik daripada kalian.  Kalian bertiga adalah anugerah terbesar dan terindah yang Tuhan berikan kepada ibu.  I could never ask for more…
Membesarkan kalian adalah masa masa terindah dalam hidupku, sekalipun itu harus ditukar dengan prospek perkembangan karir, ibu bahagia memilih menjadi ibu rumah tangga dan menyaksikan kalian tumbuh.
Pada akhirnya ibu harus bicara soal jodoh, mengingat saat ini  kalian sudah cukup pusing dikejar kejar cewek yang tentu saja mengagumi kualitas yang ada dalam diri kalian. You were brought up with lots of love and values  from your parents. Never forget that.
Rasanya ibu tidak harus  panjang lebar mengulang kembali bagaimana menjadi laki laki sejati . Satu kalimat sederhana mampu mengungkapkan petuah panjang soal itu  : Contohilah ayahmu.
Soal cewek, ibu dapat memahami rasa heran maupun kebingungan kalian. Wanita memang tidak mudah dipahami. Sampai detik ini juga ibu kadang sukar memahami diri sendiri. Itu bagian misteri perempuan yang justru menambah keindahannya. Satu pemahaman umum sederhana adalah wanita ingin disayangi dan dilindungi.
Soal selera secara fisik, ibu tidak perlu komen panjang lebar. Masing masing kalian memiliki selera berbeda, dan itu sah sah saja… Selera itu adalah hak prerogatif yang tidak bisa diganggu gugat. Yang pasti secara jujur ibu harus mengatakan bahwa inner beauty adalah hal terpenting, tapi inner beauty tanpa dibungkus dengan kulit luar yang apik akan menjadi kurang maksimal karena kalian sebagai laki laki sejati tidak mau merasa malu membawa istri dan mengenalkannya kepada orang lain, terutama sahabat dan keluarga. Kalian berdua sudah cukup dewasa untuk mengartikan ini…
Dari dulu ibu tidak pernah rewel soal berteman. Yang selalu ibu ingatkan adalah harus selalu baik dan sopan kepada orang lain. Berkawanlah sebanyak mungkin. Jangan memilih milih teman karena status sosialnya maupun dilihat dari uangnya. Tidak semua yang kaya itu baik, tidak semua yang miskin juga baik. Uang hanyalah sarana dan alat membeli sesuatu yang dibutuhkan dan diinginkan. Uang itu perlu, oleh karenanya aturlah uang dengan baik, dan jangan pernah membiarkan uang mengatur kalian, apalagi sampai bisa membeli hati nurani.
Entahlah kalau ibu ibu yang lain… tapi ketika menyangkut soal memilih jodoh, ibu harus minta maaf lebih dulu. Jujur ibu akan sanget bawel soal ini.  Ibu tidak pernah mungkin bisa benar benar objektif menilai wanita yang akan menjadi istri kalian, tapi sedapat mungkin ibu janji akan bersikap adil dan fair sebatas kemampuan ibu. You two know that I am a fair person. Ibu benci ketidak adilan.
Meskipun sejujurnya ibu sudah berulang kali mengatakan… rasanya tidak ada wanita yang cukup pantas mendapatkan kalian. Ini  adalah  ungkapan kebanggaan seorang ibu kepada anak laki lakinya. Overdosis ? mungkin memang kedengaran berlebihan… but I can’t help it. Kelak istri kalian juga akan merasakan hal yang sama jika kalian memiliki anak laki laki…
Memilih istri itu mungkin kurang lebih mirip dengan memilih mobil… Ada begitu banyak ragam jenis mobil dengan spesifikasi yang berbeda. Kenali diri kalian.. ketahui apa yang menjadi selera kalian.  Satu hal prinsip yang paling berbeda antara istri dan mobil adalah : Istri itu abadi. Tidak bisa ditukar tambah kapan saja kalian mau. When you get married, you married for life.
Jangan pernah menikah hanya karena merasa sudah umurnya harus menikah. Menikahlah karena kalian merasa pasti bahwa dengan dirinya kalian akan saling membahagiakan selamanya.
Ini yang bisa ibu katakan mengenai petunjuk umum secara garis besar ketika itu menyangkut calon istri…
-  Look for the right chemistry. Kalian akan tahu itu ketika bertemu dengan yang cocok. Kalian akan menyadari bahwa rasanya masuk akal kenapa selama ini yang lain kurang menarik, dan ada sesuatu yang rasanya kurang sebelum bertemu dengannya.
Ada pesona tersendiri yang dibawanya yang memang melekat dalam dirinya tanpa dibuat buat.  Ibu pikir dulu ayahmu jatuh cinta dengan ibu karena diantara teman teman calon dokternya yang lembut feminin, tiba tiba nongol seorang wanita yang lain dari yang lain. Yang bisa memanjat pohon dan berantem dengan sangat baik….  Rupanya pria kalem yang tenang itu tergeletak tak berdaya dengan seorang gadis blak blakan yang kalau makan tidak pernah malu malu, dan bisa menyatakan pendapatnya dengan jujur,  sekalipun harus berbeda… Siapa yang bisa menyangka ? Tanya ayahmu soal chemistry… ibu tidak pernah bosan mendengar cerita klasik bagaimana dia jatuh cinta dengan ibu…
- Nilai kebaikannya bukan semata dari cara dia memperlakukan kalian, tapi bagaimana dia memperlakukan orang lain, terutama mereka yang lebih tidak beruntung dari dirinya.
Tentu saja wanita akan baik kepada pria yang dicintainya.  Kebaikan sejati itu dinilai dari bagaimana dia bersikap dan memperlakukan orang lain. Apakah dia adil dan jujur ? Apakah dia penuh belas kasih ?  Bagaimana dia menghormati orang tua dan memperlakukan teman temannya ? Dengan siapa dia bergaul ?. Bagaimana gaya hidupnya ? Apakah dia bisa tersenyum sama lebarnya ketika diajak makan di restaurant mahal  ataupun di warung Tegal yang murah meriah ?.
Perlu waktu untuk menilai ini semua. Tapi kalau soal jodoh, selalu ibu katakan, jangan merasa diburu buru.  Take your time… give time enough time.
- Pilihlah wanita yang mampu menertawakan dirinya sendiri. Ini kemampuan hebat yang sangat perlu. Hidup ini akan membawa kalian kepada banyak masalah dan lika liku… Tapi tidak ada yang lebih menyenangkan daripada  hidup bersama dengan wanita yang mampu membuat kalian tertawa.
Pilihlah wanita yang bisa tertawa ketika kalian mengatakan “kartu ATM-ku tertelan lagi….
Selera humor yang baik itu bukan menertawakan orang lain, tapi lebih kepada bagaimana dia bisa menertawakan dirinya sendiri dan melihat sisi lucu dan baik dari segala sesuatu.  Pada akhirnya cinta yang bergelora itu akan stabil… kupu kupu yang terbang tak tentu arah dalam perut kalian ketika pertama jatuh cinta, akan hinggap dengan tenang dan menetap, digantikan dengan rasa nyaman yang  menyenangkan…, tapi perekat cinta yang awet adalah tertawa bersama menjalani kehidupan rumah tangga kalian.
- Menikahlah dengan wanita yang memiliki prinsip hidup yang baik dan menghormati prinsip prinsipnya. Dia tidak harus selalu setuju dengan kalian. Buat apa menikah dengan orang yang selalu mengatakan ya ? When two person always agree, one is not necessary…
Pilihlah wanita yang mampu menyikapi perbedaan pendapat, mampu menghargai perbedaan selera dan berkompromi secara fair…
Menikahlah dengan wanita yang mampu bicara jujur demi kebaikan.
- Ini yang terakahir, tapi bukan berarti tidak penting…. Menikahlah dengan wanita yang menghormati kalian. Ibu akan menjadi orang yang paling naik pitam jika kalian dikasari. Terutama di depan umum. Never .. ever let a woman be rude to you.
Ibu bisa mengatakan ini karena ibu mendidik kalian untuk selalu menghormati dan menghargai wanita.  Cinta tanpa penghargaan bagaikan mobil tanpa setir, tidak berguna.
Well, you know your mother.. ini dulu yang bisa ibu katakan. Mudah mudahan tidak ada lagi yang perlu ibu tambahkan  kecuali bahwa I love you and will always be proud of you , my sons.
For Russell and Reinhart, with unlimited love from your Mum.)

reposting http://muda.kompasiana.com/2013/07/19/nak-ibu-ingin-bicara-soal-milih-milih-perempuan-578085.html

Selasa, 13 Agustus 2013

Welcome 19 :)

Bismillah,
Alhamdulillah bisa menginjak usia ke 19 tahun, usia belasan terakhir sebelum menginjak angka 20 :)
Firstly, thanks to Allah, masih memberi kesempatan untuk menghirup nafas di usia baru ini,
memperbaiki diri menjadi yang lebih baik ^^
Abah, Umi terima kasih untuk pendidikan yang telah kalian berikan selama 19 tahun ini, pendidikan yang sangat berhargaa
Teman2 yg ingat secara sengaja ataupun tidak makasih buat ucapan dan doa2nyaaa, semoga terkabulkan
amiiin

Jumat, 06 Mei 2011

Sebuah Puisi Untuk Ayah

04 Mei 2011
18.35

Engkau adalah penjaga, pengawas, pengawal terbaik yang ada
Engkau telah meneteskan keringat hanya demi diriku
Dengan kekuatanmu kau membanting tulang
Dengan kepintaranmu kau mengajariku
Dengan keikhlasanmu kau mengingatkanku
Dengan kehalusan kau mendidikku
Ayah, aku tahu aku tak pantas memberimu apa2
Aku tak pantas membelikanmu sesuatu dari dompetku
Karena semua itu milikmu yang kau beri untukku
Ayah, perkenankan aku untuk mempersembahkan sebuah puisi untukmu
Mungkin hanya lewat puisi ini, akan kusampaikan seluruh rasaku terhadapmu
Maafkan aku jika puisi ini tidak begitu baik dan bermajas
Ayah, terima kasih untuk semuanya, terima kasih.

Sebuah Puisi Untuk Bunda

04 Mei 2011
17.58

Engkau adalah malaikat, pendamping, pelindung
Engkau telah perjuangkan hidupmu demi ‘adanya’ aku
Dengan kesabaranmu kau menasehatiku
Dengan kasih sayangmu kau membesarkanku
Dengan kepedulianmu kau membasuh lukaku
Dengan kecintaanmu kau membantuku berdiri
Dengan keberanianmu kau membelaku
Bunda, entah apa yang pantas kuberi untuk jasa2mu
Apa balasan yang pantas untukmu Bunda?
Aku tahu, aku tak pantas memberimu apa2
Karena semua yang kumiliki adalah milikmu
Bunda, izinkanlah aku mmpersembahkan sebuah puisi untukmu
Karena hanya dengan puisi ini aku bisa mengungkapkan apa yang kurasa terhadapmu
Meski hanya beberapa baris, aku yakin kau pasti mengerti semua bahasa rasaku
Bunda, maafkan aku jika hingga sekarang aku belum bisa menjadi anak ‘emas’mu
Aku berjanji, suatu saat nanti aku akan membuatmu bangga
Bunda, terima kasih atas segala2nya.

Senin, 18 April 2011

Bingkisan

Tuhan, mengapa gundah ini menggelayutiku secara perlahan?
Sakitpun mulai mengikis pundiku detik demi detik
Tuhan, apa yang sebenarnya terjadi?
Mengapa sepintas pikiran-pikiran buruk terlintas dalam benakku?
Haruskah aku berpisah denganya saat ini?
Izinkanku untuk memanjatkan do’a pada-MU Tuhan dan meminta,
jagalah dia Tuhan
berilah semua yang terbaik untuknya,
gantilah bahagiaku dengan bahagianya,
Izinkanku mengucapkan terima kasih padanya atas semua yang telah ia beri padaku,
dan jagalah ia untuk selalu di jalan-MU
Tuhan, maaf aku telah banyak meminta,
aku terlalu sayang padanya,
ku tak ingin kehilangan teman sepertinya.



16.04.2011
21.00
ku persembahkan bingkisan ini untukmu kawan

Senin, 14 Maret 2011

Semenjak ada dirimu

Tak pernah kuduga
semuanya berubah
saat kau memandangku
bergetar hati ini
kau berikan harapan tentang
warna warni hariku

semenjak ada dirimu
dunia terasa indahnya
semenjak kau ada disini
kumampu melupakannya

kini aku tak sabar
ingin hati kau untukku
nyatakanlah kepadaku
janji indah yang kutunggu

semua kini telah bersinar lagi
takkan kuingat dia

semenjak ada dirimu
dunia terasa indahnya
semenjak kau ada disini
kumampu melupakannya

semenjak ada dirimu
semua terasa indahnya
semenjak kau ada disini
tak ingin melepaskanmu

where are you
when I needed you
Now that I found someone new

kau berikan harapan tentang
warna warni hariku
warna warni hariku

semenjak ada dirimu
dunia terasa indahnya
semenjak kau ada disini
kumampu melupakannya

semenjak ada dirimu
semua terasa indahnya
semenjak kau ada disini
tak ingin melepaskanmu

semenjak ada dirimu
dunia terasa indahnya
semenjak kau ada disini
kumampu melupakannya


semenjak ada dirimu
semua terasa indahnya
semenjak kau ada disini
tak ingin melepaskanmu



...nice song, membuatku merasa bangga dan bahagia memiliki keluarga, sahabat dan teman2 yang selalu mendukung di saat aku terpuruk... :))

Minggu, 20 Februari 2011

Thanks to Allah

03 Februari 2011
Pukul 15.35
Ya Allah, terima kasih atas yang kau berikan padaku hingga sekarang ini.
Terima kasih Engkau telah memberikan kebahagiaan yang pantas kudapatkan
Engkau telah menjagaku dari kejahatan
Engkau telah memberiku cobaan yang dapat kuhadapi
Engkau memberiku jalan keluar di setiap masalah yang ada
Engkau menganugerahiku kelebihan dan kekurangan yang berbeda dengan orang lain
Engkau memberiku segala sesuatu yang pantas aku dapatkan.
Terima kasih, YA ALLAH.

Selasa, 25 Januari 2011

When I feel

24 Januari 2011
Pukul 19.47
Aku sangat bersyukur memilikimu, wahai para sahabat dan teman-temanku
Aku bahagia bisa berada di dekat kalian, kapanpun aku mau
Aku senang kalian mau menerimaku apa adanya, bukan ada apanya
Aku gembira kalian mau mendengar keluh kesahku
Ketika aku merasa kesepian, aku tidak benar-benar kesepian
Karena kalian selalu ada di sisiku, meski aku tak dapat melihat parasmu
Sahabat, terima kasih telah meluangkan waktumu untuk mendengarku
Terima kasih kau telah memberiku pesan yang mendalam
Terima kasih juga kau telah memberiku semangat
Kau juga telah mengarahkanku ke jalan yang benar
Kau mengingatkanku untuk selalu positive thinking
Kau mengingatkanku agar tidak terlalu memikirkan hal-hal yang tidak penting
Aku merasa lega seusai aku menuangkan semuanya padamu
Meski terkadang sikapku membuatmu kesal
Aku minta maaf
Mungkin aku tidak sengaja melakukannya
Karena aku sangat tertekan keadaan yang menghimpitku
Terkadang aku lelah menapaki jalan hidupku
Namun, aku tetap berusaha tegar dan berjalan lagi
Karena kau ada
Untukku
Dan hidupku. :)

Senin, 10 Januari 2011

Arigatou, my friends, from your rainbows

(09 Januari 2011)

Pukul 22.35

Lihatlah kawan, pelangimu telah muncul

Pelangi yang membuat seutas senyum

Di raut wajahmu yang lelah

Pelangi yang mampu menghapus resahmu

Di relung hatimu yang terdesak

Pelangi yang memiliki kekuatan untukmu

Di saat dirimu terjatuh

Pelangi yang akan menerangi setiap langkahmu

Pelangi yang akan mewarnai lembaran hidupmu

Pelangi yang akan menasihati kelakuan-kelakuanmu

Pelangi itu akan selalu ada untukmu,

Kapanpun kau membutuhkannya

Pelangi itu akan selalu ada di sisimu,

Kapanpun kau merindukannya

Pelangi itu akan selalu ada di waktumu,

Kapanpun kau ingin nasihat

Pelangi itu adalah aku,

Sobatmu, Temanmu,

Saudaramu, belahan jiwamu,

Kau dapat melihatku bukan?

Aku ada untukmu

Aku di sini, di sisimu

Aku hadir di hidupmu

Aku akan membantumu

Menopang masalahmu,

Juga menopang kebahagiaanmu J

*untuk itsna, anis, dessy, fara, vivi, anit, mas agi, mas mantas, mas rudhy, mas tegar, mbak novia, mbak kiki, mbak dewi, mbak sarra, mbak aya, mbak ririn dan untukmu semua yang menganggapku teman, sahabat, saudara dan belahan jiwamu

Senin, 03 Januari 2011

Bahagiaku mengenalmu

(30 Desember 2010)
Pukul 20.04
Aku bersyukur pada Allah, karena telah memberiku kesempatan ini
Kesempatan untuk mengenalmu dan dekat denganmu
Sejak dulu, aku menginginkan sesosok kakak lelaki yang tak mungkin ada
Karena aku terlahir sebagai sulung, bukan bungsu
Namun kini, aku telah memilikinya, si sulung yang ada untukku
Yang mau mengerti akanku, inginku dan harapku
Di saat aku menangis, kau membiarkanku hingga aku merasa tenang
Di saat aku tertawa, kau mengingatkanku agar tidak terlalu berlebihan
Di saat aku sendirian, kau menemaniku sampai kesendirian itu lenyap
Di saat aku marah, kau memperingatkanku supaya tidak terlalu emosi
Di saat aku terjerembab, kau menjagaku dan menunjukkan jalan yang benar
Terima kasih, telah hadir dalam hidupku, memberikan cahaya
Memberiku semangat, agar aku tak terjatuh dalam jurang keputus asaan. :)
*untuk kakak2 tiriku. :Dv

Kamis, 23 Desember 2010

Not With Me

Titz
I'm walking up from my summers dreams again
try to thinking if you're alright
then I'm shattered by the shadows of your eyes
knowing you're still here by my side

Reff:
I can see you if you're not with me
I can say to my self if you're OKAY
I can feel you if you're not with me
I can reach you my self, yuo show me the way

life was never be so easy as it seems
'till you come and bring your love inside
no matter space and distance make it look so far
still I know you're still here by my side

Kembali ke Reff

Bondan:
yea..you've made me so alive ,you give the best for me..love and fantasy
yeah..and i never feel so lonely, coz you're always here with me..yeah..always here with me
back to *reff
I'm walking up from my summers dreams again
try to thinking if you're alright
then I'm shattered by the shadows of your eyes
knowing you're still here by my side

'Ketika aku mendengar lagu ini, aku merasa tidak pernah sendirian, karena aku memiliki keluarga, sahabat, dan teman-temanku yang selalu ada untukku. :)'

Aku tak punya pilihan. . . :((

(21 Desember 2010)
Pukul 21.26 WIB
Apa yang akan kalian pilih jika berada di suatu keadaan di mana kamu harus memilih tinggal dengan Ayah atau Ibumu?
Apa yang akan kalian pilih jika berada di suatu keadaan di mana kamu harus memilih menyelamatkan Ayah atau Ibumu?
Apa yang akan kalian pilih jika berada di suatu keadan di mana kamu harus membela yang benara di antara Ayah atau Ibumu?
Apa pilihanmu? You have no choice!
Karena kamu tak akan pernah mau kehilangan mereka!
Tak akan pernah mau berpisah dengan salah satu dari mereka!
Tak akan pernah mau menyalahkan salah satu dari mereka karena kamu yang sebenarnya salah!
Bagaimana bisa seorang anak hidup tanpa belaian kasih sayang kedua orangtua mereka?
Di mana ketika kamu merasa lapar, Ibumu yang memasak untukmu hingga kamu kenyang.
Di mana ketika kamu ingin pergi, Ayahmu yang mengantarmu selamat sampai tujuan.
Di mana ketika kamu sedang sakit, Ibumu yang mengobati sakitmu hingga kamu tak merasakannya lagi.
Di mana ketika kamu berbelanja. Ayahmu yang memberimu uang sampai kamu senang.
Di mana ketika kamu butuh tempat bercerita, Ibumu yang mendengarkan keluhmu.
Di mana ketika kamu merasa lelah, Ayahmu yang memijatimu dengan penuh kasih sayang.
Di mana ketika kamu melakukan kesalahan, Ibumu yang mengingatkanmu agar kamu terbebas dari rasa bersalah.
Di mana ketika kamu mendapat masalah, Ayahmu yang membelamu hingga titik darah penghabisan.
Di mana ketika kamu merasa gelisah dan bingung, Ibumu yang memberi jalan keluar.
Di mana ketika kamu dihimpit oleh keadaan, Ayahmu yang membebaskanmu.
Ayah dan Ibu bagai sepasang malaikat, yang selalu menuntun kita ke jalan yang benar
Ayah dan Ibu bagai belahan jiwa, yang selalu ada untuk kita saat kita membutuhkan
Ayah dan Ibu bagai pakaian dan sepatu, yang selalu melindungi kita dari bahaya
Merekalah yang selalu ada untuk kita, lebih dari teman, lebih dari sahabat, lebih dari pacar, lebih dari suami, lebih dari anak.
Mereka melakukan semuanya hanya untuk membahagiakan kita, membuat kita tersenyum.
Mereka tidak pernah menunggu hari kasih sayang atau hari ulang tahun kita untuk menunjukkan mereka menyayangi kita.
Mereka juga tidak perlu membeli sesuatu yang wah atau mahal untuk membuktikan bahwa mereka akan melakukan apapun untuk kita.
Mereka juga tidak perlu mengirim pesan untuk membuktikan bahwa mereka peduli pada kita.
Tak ada, dan tak mungkin ada yang bisa memberikan waktu seutuhnya untuk kita.
Tak ada, dan tak mungkin ada yang bisa memberikan kasih sayang tulus seperti mereka.
Tak ada, dan tak mungkin ada yang bisa mengorbankan nyawanya demi kita.
Tak ada, dan tak mungkin ada yang bisa membuat kita senang dan tersenyum selain mereka.
Tak ada, dan tak mungkin ada yang bisa menggantikan kedudukan mereka.
Jangan hanya menunggu hari ibu, hari ulang tahun, hari kasih sayang, atau hari spesial apapun untuk menunjukkan bahwa kita menyayangi mereka, kita rela berkorban untuk mereka, kita kan melakukan semuanya untuk mereka.
Berilah mereka apa yang pantas mereka dapat, karena telah melahirkanmu, mendidikmu, membesarkanmu, melindungimu, menasihatimu, memberi yang terbaik untukmu.
Berusahalah menjadi yang terbaik untuk mereka, jangan sekalipun kamu mengecewakan mereka, karena mereka akan sedih dan berpikir bahwa mereka salah mendidikmu, mereka salah membesarkanmu, mereka salah melindungimu dan mereka salah memberikan yang terbaik untukmu.
Katakan pada mereka bahwa kamu menyesal tidak menuruti kata mereka, menyesal tidak memahami perintah mereka, menyesal telah mengecewakan mereka, dan akan berusaha untuk membalas itu semua demi membahagiakan mereka. 

This is me, only me

(19 Desember 2010)
Aku bukan Tupai, yang pandai melompat dari seorang teman ke teman yang lain
Aku bukan Kucing, yang pandai menunjukkan sikap manis di depan semua orang
Aku bukan Kupu-kupu, yang pandai menampakkan keindahannya di seriap tempat
Aku bukan Kancil, yang pandai mengutarakan akalnya di hadapan semua orang
Aku hanyalah Singa, yang lapar, marah dan keras
Aku hanyalah Ulat, yang sedang menyusuri beribu jalan di dahan pohon
Aku hanyalah Semut, yang selalu berusaha mencapai suatu tujuan
Aku hanyalah Gajah, yang malas melakukan suatu hal yang tak ku kuasai
Inilah aku, hanya aku . . .

I am free !!!

(19 Desember 2010)
Genderang musik kebebasan mulai mengaung
Kicauan burung terdengar bersahabat dengan indahnya
Tak ada yang dapat mengacaukan istimewanya hari itu
Hari di mana semua orang bebas melakukan apapun yang dia mau dan mampu!
Tak ada kata TIDAK! JANGAN! KU MOHON JANGAN LAKUKAN ITU!
Semua BEBAS!!!
Ingin ku menggemakan suaraku di dinding bebatuan gua
Membebaskan diri dari rutinitas yang membosankan
Yang begitu membebani diriku, menyiksa diriku
Oh Bunda, lihat aku! Aku bebas! Aku terbang!
Aku bisa lakukan apa yang aku mau dan aku mampu!
Oh Ayah, lihatlah putri kecilmu ini, dia bisa!
Dia bisa menjadi apa yang dia mau, tanpa perlindunganmu lagi!
Lihatlah, aku memang memiliki kelemahan, tapi aku juga memiliki kelebihan
Kelebihan di bidangku sendiri, dan aku berhasil!
Tolong, jangan membebaniku lagi dengan sesuatu yang aku tak dapat untuk menahannya.
Tolong, lepaskan aku, bebaskan aku, jangan tahan aku!
Otakku memang tak secemerlang mereka dan aku tak bisa seperti mereka
Tapi lihat? Apa mereka bisa melakukan apa yang kulakukan?
TIDAK! Jelas tidak!
Karena kami memiliki jalan masing-masing untuk bebas.
Hargailah perbedaan, jangan paksa aku untuk SEPERTI atau bahkan MENJADI mereka!
Aku hanyalah aku, dengan diriku sendiri, yang bebas dan akan terbang mengelilingi dunia!

*untuk diriku, yang tertekan oleh keadaan

Human

(6 November 2010)
Manusia memang tempat salah dan benar
Tak ada manusia yang sempurna
Juga tak ada kata terlambat untuk minta maaf dan berubah
Lebih mudah mencari teman dibanding menyelesaikan beratus soal fisika yang rumit
Mohon maaf atas perbuatan yang tidak berkenan. 

Hanya sebuah kata

Nothing
(12 Oktober 2010)
Tak usah kau pedulikan aku, karena aku hanya membuatmu bingung dan jengkel
Tak usah kau hibur aku, karena aku sulit tersenyum
Tak usah kau hiraukan aku, karena aku tak berarti
Lupakan aku

-.-
(12 Oktober 2010)
Daun tak pernah tahu ke mana angin membawanya pergi
Namun, ia tak pernah benar-benar membenci angin yang menjatuhkannya
Daun hanya mengalami sedikit perubahan yang berart

Sejujurnya
(17 Oktober 2010)
Sejujurnya aku tak tahu harus bagaimana menghadapi semua ini:
Ketika aku mengatakan sebuah pendapat, kau menyetujuinya, namun kemudian membuatmu menyesal
Ketika aku menyapamu, kau tersenyum, namun kemudian kita berdiam diri
Ketika suatu kali aku mendapat sesuatu yang lebih baik darimu, kau tersenyum pahit, yang kemudian membuat kita saling dengki
Ketika aku ingin berbagi keluh kesah, kau mendengarkan, namun kemudian kau lupa akanku
Ketika aku sangat merindukanmu, kau datang, namun kemudian kau pergi dan hilang
‘Aku sedih, jika keberadaanku di sisimu tak ada arti dan membuatmu kesal. Maaf, kawan jika aku terlalu egois.‘

Hari Bersamanya

(28 Juni 2010)
”Detik yang terlewati untukku menghembuskan nafas bertaut dengan menit yang terpakai untukku mengalirkan darah di denyut nadiku menuju jam yang terbuang untukku menyanyikanmu bergulir hari yang terusang untukku mengenangmu menyatu tahun yang terbengkalai untukku mengharapmu berakhir tahun yang tersesal untukku menginginkanmu di hari bahagiaku..”
hari telah berganti
tak bisa ku hindari
tibalah saat ini
bertemu dengannya

jantungku berdegup cepat
kaki bergetar hebat
akankah aku ulangi
merusak harinya

reff:
mohon tuhan untuk kali ini saja
beri aku kekuatan
tuk menatap matanya

mohon tuhan untuk kali ini saja
lancarkanlah hariku
hariku bersamanya
hariku bersamanya

kau tahu betapa aku
lemah di hadapannya
kau tahu berapa lama
aku mendambanya

Zona Potterku

(28 Juni 2010)
Inilah ruangan ternyaman untukku
Ruang untukku menangis, tertawa, menulis, melamun, berkhayal, menyimpan barang-barang..
ZONA POTTERku
Kenapa aku pake kata potter?
Karena novel favoritku adalah Harry Potter
Pintu kamar udah penuh dengan stiker-stiker HarPot
Poster udah tertempel di samping tempat tidur
Zonaku, duniaku, milikku